Ads 468x60px

Monday, December 10, 2012

Low,,,, Aku udah jadi OM,,,,,,,,




Deltamas, Sabtu 08 Desember 2012

Sore hari di Catalonia  selepas pulang dari menunaikan kewajiban ku raih Hape milikku.
“Tut... tut,,,, tut,,,, “ Terdengar nada dari dalam telpon genggam menunggu ada yang menyahut
“Assalamualiakum”,,, tiba tiba nada berhenti dan ganti dengan suara yang g asing lagi
“waalaikumussalam wr wb. Jawabku
Mulailah Aku bercakap- cakap dengan kakakKu,  Muhammmad Syuhada Nasrullah, begitulah nama beliau. Memang sering banget kalau aku lagi nelpon slalu yang paling sering kalau ngga dengan ibu ya dengan mas, kalau dengan adek g begitu sering apalagi Buya yang ga begitu banyak omong , habis bicara bentar biasanya langsung di kasihkan ke Ibu.
“Nud, wau jam siang mas IS duwe Anak “  kata mas Nasrul,,,
Mas is adalah kakak no2q adek dari mas nasrul, namun mas Is udah nikah sedanglan mas Nasrul masih belum,
“ ngge a mas?” terus sampen sampaun teng mriko a?”
“ Sek derng Nud, anake lanang”
“ Alhmdllh pun Mas lek ngoten,, Sip tok kalau lanang, jadi putu e mbah katah seng lanang” jawabku sambil tersenyum.
“ Oia Nud mas dereng adus, mas tak adus disek “
“ ngge Pun mas low ngoten “
Tak lama kemudian suara berganti dengan suara Ibu dan aq mulai ngobrol dengan ibu,,,
“ Bu, Tirose mas is pun duwe Anak “
“ iyo maeng awan, jam 11an”
“ sampen, dereng teng mriko Bu”
“ Dorong leh, lah Masmu g ngabari panggone ndk ndi , di SMS yo g di bales, di telpon2 yo g di angkat, paling yo mene ae ambek sekalian nag Haul habib husein perliman”
“ow ngoten a Bu, ngge pun lo ngoten Bu, benjeng Injing ae sekalian”
Setelah ngobrol2 banyak dengan ibu dan mas Lun udah sholat telponnya di kasihkan lagi ke mas,, dan aq ngobrol lagi dengan mas lun aq crita maslah uang yang dii kasih pak Budi dan sampai juga cerita mengenai pembahasan kalau rumah yang ada di Diwet akan di jual ,, biasa lah masalah keluarga dan lebih lagi masalah mahalnya sebuah kebenaran sehingga keluargaQ harus mengalah dan memilih mending menghindar aja,, karena maslah seperti ini bukan kali  ini aja ,, sehingga masQ juga merasa g tega melihat Ibu diperlakukan seperti itu terus ,, bukan sebatas masalah “uang” namun sebuah kebenaran,,, tapi semuanya pada tertutup mata Hatinya hanya ada satu orang yang menjadi saksi kunci dan yang membela keluargaQ,,
                Ya beginilah Hidup di dunia ketika sebuah kebenaran sangat mahal harganya dan mata hati akan tertutup hanya karena yang namanya rupiah,, namun akar permaslahannya bukan sebatas karena uang aja , namun kebenaran lah yang di cari,, dan semua pada bilang dari pada ruwet gini ya udah iklaskan ja ,,,, apakah itujawaban ,,, disini lebih dari skedar Cuma ikhlas meng – ikhlaskan ,,, tapi g ada kebenaran yang terungkap,,, sama halnya dengan korupsi ,, apakah kita harus mngikhlskan aja, tnpa harus memproses korupsi itu ???
                Mendengar cerita dari mas,, Hati Q miris aq g tega melihat  ibuQ yang diperlakukan seperti itu, hatiQ tersayat2,, namun inilah Hidup,,,, dan bagi keluargaq ,” mengalah Untuk Menang Adalah yang terbaik” dan Allah pasti memberi himah di balik ini semua. Inilah yang di yakini masQ dan Aq pun yakin itu,,,
Dengan kejadian ini hari ini begitu berwarna bagiQ,, dan aq semakin punya banyak motivasi agar aku bisa membahagiakan  orang tUaq dan menunjukkan kepada yang lain bahwa aku bisa sukses ,,,Amin,,,,,,

Artikel Terkait Curcol

0 comments:

Post a Comment