Ads 468x60px

Sunday, December 9, 2012

“The 1st Kampus with Kaos”



Kamis , 06 Desember 2012

Melihat sepeda dengan ban bocor ingin rasanya segera membawanya ke tkang tamball ban , namun pagi hari belum ada yang buka. Aq mengetahui hal ini dari danang n wawan, hari kamis merupakan giliran danang piket dan saat dia pergi ke Sukamahi aq nitip sruh lihatin orang tanmbal ban apakah sudah bua atau belum, namun saat mereka pulang dan ternyata belum buka tukang tambal bannya ,, melihat detik jam saat itu sudah menunjukkan pukul 07.00WIB dan jadwalq kuliah adalah jam 08.00 Wib
           
            Seperti biasa sarapan pagi di bagi oleh petugas piket dikontrakan yan tiap hari ganti orang kecuali hari sabtu dan minggu petugas piket sukarela. Setelah q lahap sarapan di pagi itu Aq bergegas memompa ban sepeda yang kempes dan segera pergi ke sukamahi mencari tukang tambal Ban, memang yang tukang tambal ban biasanya masih tutup dan aq pergi trus dan menemukan tuang tambal ban disamping polsek yang buka, dan aku menambalkannya disana.

            Dalam benakku, Q hanya berpikir bahwa yang ocor adalah tempat yang sama karena Q nambalnya asal- asalan. Tak sabar menunggu tukang tambal ban membuka Ban dalam sepedaQ untuk memastikan apakah dalam benakku benar, dan ternyata.... diluar dugaan saat ban di masukkan ke ember berisi air ternyata bocornya berada di tempat lain dan yang Q tambal kemarin tetap kokoh.
            Singkat cerita ban telah tertambal dan q kasih ongkosnya 5 ribu rupiah , setelah itu aq bergegas balik ke kontrakan karena semua barang buat kuliah Tas, laptop, baju Hem, sepatu semua ada di kos termasuk hapeQ. Sampai di kontrakan ternyata udah sepi dan teman2 sudah berangkat semua, dan yang membuatQ terkejut ternyata pintunya di kunci,,,, aq coba ke pintu belakang ternyata juga di kunci,, untungnya sepatuQ habis main badminton ada di luar dan di belakang ada tas lamaQ,  dan langsung aja Q ambil tas yang tidak berisi apa2  itu dan memakai sepatu dan segera pergi ke kampus karena mengingat AQ udah agak telat untuk masuk kampus.
            Di kampus aq agak telat dan aq segera masuk ke kelas disana udah ada pak willy dan teman2 yag udah masuknamun aq bukan yang teah sendiri masih ada mahmud juga yang belum datang,, karean aq g bawa apa2 aq minta kertas ke Ardi untuk mencatat materi kuliah dan pinjam bolpoin ke Imam,,, hari ini aq agak beda dengan biasanya dan aq juga agak risih karena aq hanya pake kaos obl ong biasanya selalu pake Hem, pernah juga dulu di kampus yang lama pake kaos namun mesti aq pake jaket juga. Walaupun di kampusq sekarang g ada larangan n ada juga yang biasa make kaos aja, namun bagiq it kurang sopan dan tidak enak aja kalau make kaos tk berkerah ke kampus,,,,sedangkan dosennya ndiri aja selalu make baju rapi ,,,, masak udah pnya menyandang “maha” yang biasanya hanya disandangkan kepada Sang Pencipta ,, namu pegecualian untuk mahasiswaa namun g bisa menghargai orang orang lain,,,,.

Artikel Terkait Curcol

0 comments:

Post a Comment